Mengapa kita perlu mengenal karakter platform media sosial? Karena meskipun secara sekilas terlihat fungsinya sama, tapi media sosial memiliki perbedaan karakteristik yang bisa menjadi pertimbangan untuk membangun brand atau bisnis. Yuk kita kenali dari dekat.

Facebook / Meta

Telah mengubah identitas menjadi Meta Platforms (Meta), awalnya Facebook dikenal sebagai platform berbasis ‘pertemanan’. Dasar inilah yang akhirnya membuat Facebook melahirkan halaman komunitas-komunitas sehingga menjadi media sosial yang kuat akan basis komunitas. Pengguna Facebook biasanya berumur 35 tahun keatas. Jika brand ingin menyasar grup-grup tertentu, decision maker atau UMKM, maka Facebook bisa menjadi pilihan yang tepat

Instagram

Mayoritas pengguna Instagram adalah generasi millenials yang gemar memproduksi konten foto atau video berestetika. Instagram memang mengutamakan keindahan dalam setiap kontennya supaya mengingkatkan partisipasi (engagement) likes dan komen dalam setiap unggahannya. Instagram juga menyediakan insight untuk membantumu mengetahui siapa audiens pengikutmu hingga jam posting terbaik menyesuaikan karakter pengikutmu.

Youtube

Sebagai platform video, investasi terhadap konten di youtube ini memang cukup besar. Kamu harus memikirkan baik-baik jenis konten yang menarik untuk diproduksi, naskah konten hingga kreativitas sehingga video kamu tampil stand out. Riset menunjukkan bahwa Youtube memiliki jangkauan yang sama dengan televisi mengingat masyarakat Indonesia begitu sering mencari konten video menarik.

Twitter

Pengguna Twitter sangatlah ekspresif dan perlu kemampuan menyampaikan pesan secara singkat. Mengapa? Ini karena Twitter hanya memiliki karakter huruf yang terbatas sehingga pengguna harus bisa membuat konten yang jelas tapi dapat menarik perhatian audiens. Menghasilkan konten menarik di Twitter memang tidak mudah. Paling nggak, Brand wajib keep update dengan tren Twitter. That’s how the idea comes from!

Tiktok

TikTok merupakan platform video pendek dimana penggunanya bebas berimajinasi dan mengekspresikan ide secara bebas dalam bentuk video. Mengapa TikTok jadi begitu menarik? Bisa jadi karena aplikasi video ini tak hanya menyediakan fitur efek khusus, tetapi juga melengkapi fiturnya dengan musik berbagai kategori dan live streaming. Nggak cuma kalangan muda, tapi lanjut usia pun have fun dengan Tiktok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *