Apa itu Jurnalisme Data? Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

man looking stock market news computer

Di era teknologi yang berkembang pesat sekarang ini, praktik jurnalisme data menjadi semakin relevan dan penting dilakukan.

Sebab, era teknologi memberi dukungan terhadap jurnalisme dengan adanya kemampuan komputasi yang semakin canggih dan ketersediaan data yang melimpah.

Artikel ini akan memberikan penjelasan lebih dalam seputar pengertian data journalism beserta contoh dan manfaatnya. Yuk, simak!

Apa itu Jurnalisme Data?

Jurnalisme data adalah bentuk pendekatan di bidang jurnalisme yang berdasarkan pada penyaringan dan analisis kumpulan data dalam jumlah yang besar dengan tujuan untuk menyampaikan suatu informasi.

Bentuk jurnalisme yang satu ini menggabungkan prinsip-prinsip jurnalisme dengan kemampuan mengenalisis dan memvisualisasikan data untuk menyajikan informasi yang lebih mendalam.

Jadi awalnya, dilakukan pengumpulan data dari berbagai sumber. Kemudian, jurnalis menganalisisnya untuk mengidentifikasi temuan menarik.

Setelah itu, hasil analisis pun disampaikan dalam bentuk narasi disertai dengan visualisasi yang menarik, seperti grafik, diagram, atau peta.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jurnalisme data adalah bentuk pendekatan yang melibatkan beberapa bidang, seperti visualisasi data, ilmu komputer, dan statistik.

Contoh Jurnalisme Data

Dalam pemberitaan biasa, sebuah informasi umumnya disampaikan jika memang ada peristiwa tertentu terjadi, seperti kebakaran di sebuah gedung atau pohon tumbang di sebuah jalan.

Dalam pemberitaan macam itu, sumber yang digunakan jurnalis biasanya adalah dari pengamatan langsung dan wawancara dengan orang yang terlibat dalam kejadian.

Hal ini berbeda dengan data journalism. Sebab dalam praktik ini, data merupakan landasan utama dalam penyajian berita.

Data journalism tidak melibatkan sumber-sumber seperti wawancara, pengamatan langsung, atau laporan dari instansi tertentu.

Jadi, praktiknya menekankan pada analisis mendalam terhadap data untuk mengidentifikasi pola, tren, atau temuan menarik yang mungkin tidak terlihat secara langsung.

Untuk lebih jelasnya, mari simak beberapa contoh pemberitaan jurnalisme data dari salah satu media berita terkemuka di Indonesia, yaitu Katadata.

Perlu kamu ketahui, Katadata memiliki section pemberitaan khusus untuk jurnalisme data dalam situs webnya, katadata.co.id.

Dalam berita di bawah ini misalnya, disajikan informasi mengenai proporsi APBD pendidikan dan dana BOS dari tahun ke tahun, serta untuk apa saja dana BOS digunakan.

Pemberitaan tersebut dilatarbelakangi oleh adanya wacana dari pemerintah untuk menggunakan dana BOS guna menutup anggaran makan siang gratis.

Melalui data yang ada, jurnalis Katadata mencoba memberikan informasi bahwa dana BOS, yang wacananya disalurkan untuk anggaran makan siang gratis, memakai prosi 8%-11& dari total anggaran pendidikan APBN dan digunakan untuk menyokong berbagai kebutuhan operasional sekolah.

Contoh pemberitaan data journalism lainnya dari Katadata di bawah menginformasikan tentang tren rata-rata harga beras nasional dari 1 Januari hingga 26 Februari.

Berdasarkan analisis data yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa rata-rata harga beras eceran terus naik sejak awal tahun 2024.

Dari sini, dapat kita lihat bahwa praktik data journalism melibatkan teknik analisis dan visualisasi data untuk menghasilkan informasi yang menarik.

Manfaat Jurnalisme Data

Berikut beberapa manfaatnya:

1. Pendekatan Baru untuk Memberikan Informasi

Praktik jurnalisme yang melibatkan data ini dapat dianggap sebagai pendekatan storytelling baru dalam dunia jurnalisme.

Jika biasanya berita dibawakan dalam bentuk narasi saja, maka data journalism membantu menyajikan visualisasi menarik untuk memahami fenomena.

Tak hanya itu, adanya data juga membantu jurnalis dalam menyusun cerita dengan argumen yang kuat sesuai dengan temuan yang ada.

2. Memaparkan Informasi secara Akurat

Karena berlandaskan pada data, data journalism memastikan bahwa informasi yang disampaikan akurat dan didukung oleh bukti empiris.

Hal ini membantu masyarakat memiliki akses ke informasi-informasi yang faktual di tengah gempuran informasi hoaks yang bertebaran.

3. Pemahaman dalam Isu-Isu Kompleks

Praktik jurnalisme yang satu ini juga dapat membantu menjelaskan isu-isu yang sulit dipahami melalui visualisasi data yang menarik.

Itulah dia penjelasan lengkap tentang apa itu data journalism, mencakup pengertian, contoh, hingga apa saja manfaatnya.

Dengan adanya data journalism, informasi yang disajikan pun dapat lebih mudah diakses pembaca dari berbagau lapisan masyarakat.

Jika kamu tertarik untuk membaca artikel lainnya mengenai dunia jurnalisme, yuk kunjungi Stories from BRIEFER dan nantikan terus update-nya!

Baca juga: