Jika kamu seorang pekerja lepas, tentu mau dong mendapatkan rate fees berdasarkan pengalamanmu di bidang tertentu untuk ditawarkan kepada klien. Nah, mari kita bahas satu per satu tarif / rate supaya kamu bisa mengedukasi klien, dan klien pun dapat menghargai kita sesuai jam terbang profesi.

1.Tarif per jam

Tarif per jam cocok untuk proyek jangka pendek yang mempermudah kamu dalam memperkirakan jumlah jam kerja . Untuk menentukan tarif per jam, kamu bisa melakukan observasi harga yang terdapat di market sesuai bidang keahlianmu. Apabila jumlah jam meningkat karena keadaan yang tidak terduga secara kebetulan, maka kamu, sebagai seorang konsultan lepas, berhak mengajukan additional rates sesuai yang kamu kerjakan.

2.Tarif berbasis proyek

Kamu juga bisa menentukan tarif penawaran jasamu berdasarkan proyek yang kamu lakukan. Tapi, pastikan kamu merinci anggaran dengan detail supaya kamu tetap bisa menentukan harga sesuai jam kerja dan lanskap pekerjaan.

3.Retainer

Retainer biasanya adalah proyek berjangka 6 bulan dimana klien akan membayar biaya jasa pada konsultan untuk setiap layanan yang telah dilakukan baik biaya per jam atau harian berdasarkan timesheet yang telah disepakati kedua belah pihak

Kesepakatan biaya tentu melewati negosiasi antara klien dan pekerja lepas. Kuncinya adalah percaya diri akan keahlian dan pengalamanmu. Serta pastikan bahwa harga yang kamu sepakati sesuai dengan ruang lingkup dan jangka waktu proyek.

Lalu bagaimana, apa tipe rate fees yang paling tepat untukmu? Salam sehat dan semangat Briefee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *